Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Saat ini Google mulai melakukan proses ini. Namun sebelum akun Gmail dihapus, Google akan mengirimkan email notifikasi ke email utama dan email pemulihan.

Bukan cuma akun Gmail yang akan terdampak oleh kebijakan ini, tetapi semua ekosistem di Google Workspace. Antara lain mencakup Docs, Drive, Meet dan Calendar.

”Mulai akhir tahun ini, jika ada akun Google yang tak digunakan atau tak sign in selama dua tahun, kami akan menghapus akun beserta konten di dalamnya," keterangan resmi Google seperti dilansir dari CNBC Indonesia pada Jumat (19/5/2023).

Sementara dikutip dari Solopos.com, Google melalui Vice President of Product Management Ruth Kricheli kebijakan penghapusan akun tak aktif ini untuk melindungi pengguna Google dari ancaman seperti spam, penipuan, ataupun pembajakan akun.

Disebutkan jika akun yang sudah lama tidak digunakan memiliki risiko yang besar untuk disusupi. Ini terjadi lantaran pengguna seringkali lupa dengan kata sandi yang sebelumnya digunakan dan belum menyiapkan autentikasi dua faktor.

Baca: Dokter Sulianti Saroso Hari Ini Tampil Jadi Ikon Google Doodle, Ini Profilnya
Analisis internal Google juga menemukan bahwa akun yang tidak aktif dalam waktu lama setidaknya 10 kali lebih kecil kemungkinannya untuk menyiapkan verifikasi dua langkah dibandingkan akun aktif.”Akun yang lama ditinggalkan seringkali rentan, dan begitu akun disusupi, akun tersebut dapat digunakan untuk apa saja mulai dari pencurian identitas hingga vektor untuk konten yang tidak diinginkan atau bahkan berbahaya, seperti spam,” tambahnya.Meskipun demikian, Google hanya akan melakukan penghapusan ini untuk akun Google pribadi, dan tidak akan mempengaruhi akun untuk organisasi baik sekolah maupun bisnis.Baca: Google Umumkan Kehadiran Handphone Lipat Pertamanya Pixel Fold, Seperti Apa Keunggulannya?Pengguna yang tak ingin akun Gmailnya dihapus disarankan untuk segera melakukan sign in ke akun tersebut. Pengguna bisa melakukan aktivitas seperti membaca atau mengirim email, menggunakan Google Drive.Bahkan pengguna cukup menonton Youtube dengan akun Gmail tersebut, mengunduh aplikasi di Google Play Store, atau bahkan hanya dengan menggunakan mesin pencarian dengan akun tersebut agar tidak dihapus.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Tekno Terkini

Terpopuler