Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Masing-masing jenis TV ini tentunya memiliki teknologi dan fitur yang berbeda. Di sisi lain, hal ini terkadang juga membingungkan bagi orang yang awam dengan teknologi.

Seperti yang terjadi saat ada kebijakan pemerintah untuk mematikan siaran TV analog mulai beberapa bulan terakhir. Kebijakan ini akhirnya membuat masyarakat harus membeli peralatan tambahan berupa set top box supaya TV nya bisa menangkap siaran TV digital.

Baca juga: Tengah Malam Nanti TV Analog di Kudus Mulai Dimatikan

Banyak masyarakat juga bingun karena belum bisa menangkap siaran TV digital. Padahal perangkat elektronik yang dimiliki sudah berupa TV LED. Mereka beranggapan jika TV LED itu sudah merupakan TV digital sehingga tidak perlu pasang STB.

Apakah TV LED Termasuk TV Digital? Melansir dari Gadgetren.com, Senin (26/12/2022), jika ditanya tentang hal tersebut maka jawaban singkatnya adalah ”belum tentu”. TV LED dan TV Digital soalnya mengacu kepada dua aspek cukup berbeda yang mana bahkan sebenarnya tidak ada sangkut pautnya.

TV LED berkaitan dengan teknologi panel yang digunakan. Disebut seperti itu karena layarnya sudah menggunakan LED (Light Emitting Diode) yang terpasang ke seluruh bagian sebagai sumber pencahayaan.

Bagi kamu yang belum tahu, panel LED sendiri merupakan teknologi yang lebih baru daripada LCD (Liquid Crystal Display) maupun CRT (Cathode Ray Tube). Secara teknis mempunyai kemampuan untuk menampilkan gambar lebih baik ketimbang kedua pendahulunya itu.
Sementara TV Digital berkaitan dengan kemampuannya dalam mengolah sinyal yang berhasil ditangkap. Bisa disebut seperti itu jika perangkat TV sudah mendukung salah satu teknologi siaran digital seperti DVB-T2 yang dipakai di Indonesia.Di pasaran, TV LED sekarang ini ada yang sudah mendukung siaran digital dan ada juga yang belum. Jadi kita perlu memastikannya secara langsung dengan sejumlah metode yang ada seperti melihat stiker atau sumber gambar. Mudahnya, pastikan televisi memiliki menu input DVB-T2 yang mana berarti sudah bisa mengolah sinyal digital.Jika belum mendukung TV Digital, kita pun tak harus membeli perangkat baru. Kita bisa menikmati siaran-siaran kesayangan kita dengan menambahkan perangkat STB (Set Top Box) yang mendukung teknologi DVB-T2.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: gadgetren.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Tekno Terkini

Terpopuler